Darul Arqam SD Muhammadiyah 12 Surabaya (SDM Dubes) dilaksanakan berdasarkan fase. Untuk hari senin dan selasa untuk fase A. Yakni kelas 1 dan kelas 2. Kegiatan ini dilaksanakn di halaman sekolah. Selasa, 18 Maret 2025.
Sebagai pemateri adalah ustadz Jufri Mustafa. Selaku ketua korps mubalig Muhammadiyah surabaya. Dalam paparannya ustadz Jufri menjelaskan tata cara sholat.

Dalam sehari semalam kita sholat lima waktu. Dhuhur, Ashar, Magrib, isya, dan Subuh. Ini wajib kita laksanakan selama kita masih hidup. Sholat menjadi pembeda antara orang islam dengan orang kafir.
Sholat juga menjadi amalan yang utama dan pertama kali yang akan dihisab. Sholat adalah tiang agama. Barang siapa yang mendirikan sholat berarti telah mendirikan agama. Barang siapa yang meninggalkan sholat berarti telah merobohkan agama.

Dalam sebuah hadits di sebutkan. Nabi Muhammad saw bersabda, Sholatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku sholat. Jelas ustadz jufri.
Mulai dari takbir sampai dengan salam shoalt kita harus sesuai dengan apa yang di contohkan oleh nabi Muhammad saw. Seperti takbir. Waktu kita mengangkat tangan. Harus sejajar dengan pundak atau telingah. Ketika sholat pandangan harus menghadap ke tempat sujud. Tidak boleh melihat kanan dan kiri apalagi bergurau.
Ketika rukuk tangan memegang lutut dan punggung sejajar dengan kepala. Tidak boleh terlalu keatas atau terlalu ke bawah. Ketika sujud tujuh anggota wajah, kedua tangan, kedua lutut dna kedua kaki menyentuh tanah. Ujar ustadz jufri.
Setelah di jelaskan dengan detail peserta didik mempraketkan sholat. Ada beberapa peserta didik yang di tunjuk untuk maju ke depan untuk mempraktikan gerakan dan bacaan sholat dengan benar. Seperti yang sampaikan oleh ananda Arka yang mempraktekan sholat magrib dengan bacaan dan gerakan sempurna.